PROBLEM NU, PROBLEM INDONESIA DAN SOLUSINYA
Judul Buku : Problem NU, Problem Indonesia dan Solusinya
Penulis : Dr. H. Ahmad Effendy Choirie, M.Ag., M.H.
Jumlah Halaman : 522 halaman
Ukuran : 17 x 24 cm
ISBN : Masih dalam Proses
Abstrak :
Buku ini ditulis dengan beberapa tujuan mendasar. Pertama, untuk menghadirkan dokumentasi sejarah DNIKS yang komprehensif dan dapat menjadi rujukan bagi para peneliti, praktisi kesejahteraan sosial, dan masyarakat umum yang ingin memahami perkembangan organisasi sosial di Indonesia. Kedua, untuk memberikan apresiasi yang layak kepada para tokoh dan pengurus DNIKS yang telah berdedikasi dalam membangun kesejahteraan sosial bangsa. Ketiga, buku ini bertujuan memberikan inspirasi dan pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya komitmen dalam membangun kesejahteraan sosial yang berkeadilan. Keempat, sebagai bentuk akuntabilitas historis organisasi kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada DNIKS untuk menjadi wadah koordinasi kesejahteraan sosial tingkat nasional.
Manfaat yang diharapkan dari buku ini meliputi: (1) tersedianya referensi sejarah organisasi sosial Indonesia yang dapat memperkaya khazanah pengetahuan tentang perkembangan civil society di Indonesia; (2) memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika dan tantangan dalam mengelola organisasi sosial lintas periode politik yang berbeda; (3) menjadi bahan pembelajaran tentang best practices dalam koordinasi dan kolaborasi antar lembaga kesejahteraan sosial; dan (4) menginspirasi lahirnya generasi baru pemimpin kesejahteraan sosial yang berkomitmen dan berintegritas.Buku ini merupakan kumpulan artikel keislaman, ke-NU-an, dan kebangsaan yang ditulis
dalam momentum 100 Tahun Nahdlatul Ulama dan memasuki Abad Kedua NU. Berbagai
persoalan internal Nahdlatul Ulama, dinamika umat Islam, serta tantangan kehidupan
berbangsa dan bernegara dibahas secara kritis, objektif, dan konstruktif.
Buku ini tidak berhenti pada identifikasi problem, tetapi juga menawarkan berbagai gagasan,
ikhtiar, dan solusi untuk memperkuat NU, memperkokoh Negara Kesatuan Republik
Indonesia, serta mewujudkan Indonesia yang adil, maju, bermartabat, dan sejahtera.
“Membaca NU berarti membaca Indonesia, Memperbaiki NU berarti ikut memperbaiki Indonesia.”